Bogor, Dit. BiMAK IPB - Pelayanan dalam dunia bisnis sangatlah penting untuk membuat pelanggan nyaman dengan bisnis yang kita kelola. Maka dari itu untuk terus meningkatkan performa bisnis Direktorat Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan (Dit. BiMAK) mengadakan Capacity Building yang bertemakan "Menggali Sugesti, Melejitkan Potensi, Memberikan Layanan Prima" untuk seluruh staf, Selasa dan Rabu, 5-6 November 2019. Kegiatan yang berlangsung 2 (dua) hari tersebut dilaksanakan di Agribusiness and Technology Park (ATP) IPB di Kampung Cikarawang Dramaga. Kurang lebih 220 di bawah Dit. BiMAK turut serta menjadi peserta di kegiatan yang menekankan pelayanan yang prima. Dalam sambutan pembukaan Direktur Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan Dr. rer. nat Jaenal Effendi, MA. menjelaskan bahwa diadakannya kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan hospitality yang baik untuk seluruh staf agar bisa di aplikasikan di unit usaha tempat mereka bekerja. Lebih lanjut Direktur yang akrab di panggil Pak Jaenal tersebut menambahkan bahwa harapannya setelah kegiatan ini, tercipta performa bisnis yang semakin meningkat diiringi dengan pelayanan yang semakin baik. "Bahwa kebahagiaan itu tidak melulu uang atau bekal untuk dunia, akan tetapi juga dengan pelayanan yang bagus terhadap customer, membuat customer nyaman dengan kita itu juga menjadi kebahagiaan tersendiri yang bernilai ukhrowi. Maka dengan demikian Insya Allah bisnis kita akan meningkat lebih baik.", ujar Direktur yang juga berprofesi sebagai dosen di Departemen Ekonomi Syariah IPB. Pada sesi inti pada kegiatan ini menghadirkan pembicara yang sudah ahli dibidang hospitality, yaitu Bunda Yulita Lawole Lasaalu. Kurang lebih 1,5 jam lamanya, banyak yang beliau sampaikan. Dari mulai mengenal diri kita, siapa diri kita, potensi apa yang kita miliki hingga tujuan hidup kita. Setelah sesi materi dilanjutkan sesi games yang dipandu oleh Botani Edutourism (BORIS) IPB. Pada sesi games ini diisi dengan beberapa games yang mempunyai nilai team work dan fokus. Kemudian untuk menambah kemeriahan acara juga dibagi doorprize untuk seluruh staf yang beruntung. Pada acara ini turut hadir juga Kepala Subdit Pengelolaan Bisnis Dr. Burhanuddin, Kepala Subdit Pemanfaatan dan Pendayagunaan Aset Bisnis Dr. Ahmad Yani, dan Kepala Subdit Teaching Farm Dr. Dwi Guntoro.(AUN)

Capacity Building: Meningkatkan Pelayanan Prima Staf BiMAK

Bogor, Dit. BiMAK IPB - Pelayanan dalam dunia bisnis sangatlah penting untuk membuat pelanggan nyaman dengan bisnis yang kita...
Bogor, Dit. BiMAK IPB – Dalam rangka penyusunan SK rektor standar tarif jasa pelayanan dan pelatihan Satuan Usaha Akademik (SUA) dan Satuan Usaha Penunjang (SUP) di lingkungan IPB University, Direktorat Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan menyelenggarakan Rekonsiliasi, Kamis, 31 Oktober 2019. Acara yang dilaksanakan di IPB International Convention Center (IICC) ini dihadiri oleh beberapa pengelola SUA dan SUP di lingkungan IPB University. Prof. Dr. Ir. Erika B Laconi, MS. selaku Wakil Rektor Inovasi, Bisnis, dan Kewirausahaan menjelaskan bahwa SUA dan SUP di lingkungan IPB University perlu adanya penyeragaman standar tarif. Hal ini dipicu karena adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap unit usaha yang ada di lingkungan IPB University. “Direktorat Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan saat ini sedang diberikan tugas untuk membuat regulasi. Selama ini beberapa regulasi yang berkenaan dengan SUA dan SUP ini belum banyak, salah satunya adalah belum ada regulasi penyeragaman standar tarif. Nah kalau sudah begini potensi BPK akan datang lagi ke IPB”, jelas Prof. Dr. Ir. Erika B Laconi, MS. Lebih lanjut dikatakan bahwa Majelis Wali Amanat (MWA) dalam waktu dekat akan melihat penghasilan dari SUA maupun SUP. Maka dari itu Wakil Rektor IV yang juga guru besar di departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan IPB University ini menghimbau agar SUA maupun SUP tetap menggunakan rekening rector melalui virtual account (VA) nya masing-masing. Hal senada juga diutarakan Dr. rer.nat Jaenal Effendi, MA. selaku Direktur Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan IPB University bahwa SK standar tarif ini sangat penting agar ada acuan untuk SUA dan SUP supaya tidak memberikan tarif semaunya sehingga menjadi temuan oleh BPK. “Rekonsiliasi ini sangat penting karena di unit-unit kita (departemen/fakultas) misalnya, yang mempunyai laboratorium yang di dalamnya ada aktivitas, dan ternyata aktivitasnya ekonomi. Ini tanpa daftar, tanpa SK nya bagaimana ternyata menjadi temuan BPK. Maka kami mendorong agar ini memiliki SK atau status (SUA/SUP) untuk didaftarkan ke bimak kemudian kami usulkan untuk menjadi SK Rektor.”, ujar Dr. rer. nat Jaenal Effendi, MA. Rencananya SK Rektor mengenai standar tarif ini kedepan akan tetap dilakukan penyesuaian seiring jika ada perubahan di lapangan seperti alat yang semakin modern dan uji analisis yang semakin berkembang dan lain-lain. Diakhir sambutannya, Direktur yang juga Dosen di Departemen Ekonomi Syariah IPB University ini menghimbau agar SUA yang belum terdaftar di Direktorat Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan segera mendaftarkan agar tidak potensi menjadi temuan BPK dan jika ini terjadi maka diluar tanggung jawab Direktorat Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan. Acara ini hadir pula Kepala Subdit Pengelolaan Bisnis Dr. Burhanuddin, Kepala Subdit Pendayagunaan dan Pemanfaatan Aset Dr. Ahmad Yani, dan Kepala Subdit Teaching Farm Dr. Dwi Guntoro. (AUN)

BIMAK Selenggarakan Rekonsiliasi Data, Ini Tujuannya

Bogor, Dit. BiMAK IPB – Dalam rangka penyusunan SK rektor standar tarif jasa pelayanan dan pelatihan Satuan Usaha Akademik...
Bogor, Dit. BiMAK IPB - Perwakilan Universitas Udayana melalui Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Informasi beserta jajarannya berkesempatan mengunjungi IPB University, Senin, 28 Oktober 2019. Rombongan Universitas Udayana berjumlah 16 orang diterima langsung oleh Wakil Rektor IV IPB University Erika B. Laconi didampingi Direktur Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan Dr. rer.nat Jaenal Effendi, MA. di Ruang Sidang I Gedung Andi Hakim Nasoetion lantai 2. Dalam kunjungan yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam membahas banyak hal salah satunya terkait pengelolaan dan perencanaan bisnis di IPB University. "IPB ini kan pengelolaan riset, inovasi, dan hilirisasiya sudah sangat terorganisir dan terpola maka dari itu saatnya kami belajar ke IPB. Kami punya lembaga penelitian, pusat inovasi, pusat unggulan dan lain-lain harapannya bisa lebih bisa merorganisir lembaga-lembaga tersebut", pungkas Wakil Rektor IV Universitas Udayana Prof. Dr. Ida Bagus Wyasa Putra, SH., M.Hum. Menjawab tersebut Prof. Dr. Ir. Erika B. Laconi, MS. menjelaskan bahwa keberhasilan IPB dalam mengelola bisnis adalah kuncinya menghargai karya inovasi dari dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan. "Ini penting karena mereka adalah satu kesatuan yang tidak dipisahkan. Selain itu aset kita di IPB ada kepakaran, teknologi, reputasi, jejaring, dan sumber daya lahan. Dimana aset tersebut tentunya sudah memiliki regulasi dan pedoman baku", tandas Prof. Dr. Ir. Erika B. Laconi, MS. Lebih lanjut kunci keberhasilan IPB yang lain menurut Prof. Dr. Ir. Erika B. Laconi, MS. bahwa di Wakil Rektor IV IPB diberikan satu plot untuk mencatat dan melindungi hasil riset yang ada di LPPM. "Kami ada satu Direktorat yang mempunyai wewenang untuk melakukan pencatatan dan perlindungan terhadap hasil riset di LPPM. Selain itu di kami juga ada keputusan SUA dan SUP maupun standar tarif penggunaan bangunan atau lahan untuk bisnis", tambah Prof. Dr. Ir. Erika B. Laconi, MS. Acara kunjungan ini perwakilan IPB diwakili oleh Wakil Rektor IV IPB University Prof. Dr. Erika B. Laconi, MS. Direktur Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan Dr. rer.nat Jaenal Effendi, MA., Kasubdit Pengembangan Bisnis Dr. Burhanuddin, Kasi Wina Purwaningrum, SP., M.Si., dan beberapa manager dan staff Direktorat Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan. Dari gedung rektorat kunjungan dilanjutkan ke Botani Bakery, Agribusiness dan Technology Park, dan diakhiri di Botani Mart.(AUN)

Perkaya Pengelolaan Bisnis Unud Bali Kunjungi IPB University

Bogor, Dit. BiMAK IPB - Perwakilan Universitas Udayana melalui Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Informasi beserta jajarannya berkesempatan...
Bogor, Dit. BiMAK IPB -Sebagai saudara sesama Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH), Universitas Pendidikan Indonesia melalui Badan Pengelola dan Pengembangan Usaha (BPPU) UPI datang ke IPB University, Selasa, 15 Oktober 2019. Rombongan BPPU UPI datang berjumlah 6 orang tiba di IPB diterima langsung oleh Direktur Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan IPB, Dr. rer. nat. Jaenal Effendi, MA di Ruang Sidang Rektor, Gd. Andi Hakim Nasoetion Lt. 2, Kampus IPB Dramaga, Bogor. Dalam pertemuan yang berlangsung kurang lebih 2 jam rombongan UPI yang dipimpin oleh Prof. Dr. Uyu Wahyudin, M.Pd. datang ke IPB University dengan maksud mengambil pengalaman lebih banyak dari IPB terkait pengelolaan bisnis. "Kita tahu perkembangan teknologi dan sebagainya sudah sangat berkembang. Memang UPI berbeda dengan IPB. Kalau di IPB pertanian di UPI pendidikan. Mungkin di bidang kerjasama usaha kami ada tapi mungkin masih jauh dari apa yang diharapkan. Maka dari itu kami datang kesini ingin belajar dengan IPB bagaimana mengembangkan tata kelola kemitraan (partnership) dilihat dari payung hukum dan sebagainya", ungkap Profesor yang juga menjadi Guru Besar Ilmu Pendidikan Luar Sekolah Universitas Pendidikan Indonesia. Lebih lanjut kedatangan BPPU UPI ke IPB juga menjadi kunjungan yang sangat positif dirasakan oleh Direktorat Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan IPB yaitu sama-sama bisa saling bertukar pikiran dalam hal pengelolaan bisnis. Seperti yang disampaikan oleh Direktur Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan bahwa pertemuan semacam ini memang sangat penting antar PTN BH yang mempunyai usaha di dalam kampus. "Seperti yang sudah diketahui bersama bahwa sebenarnya income PTN BH hampir 50% lebih itu berasal dari usaha yang dikelola. Maka dari itu pertemuan bisnis seperti ini menjadi sangat penting karena bisa saling mengkoreksi dan memberikan pengalaman satu sama lain"., tutur Dr. rer. nat. Jaenal Effendi, MA. Selanjutnya setelah pertemuan di Gedung Rektorat, kunjungan dilanjutkan dengan mengunjungi beberapa unit bisnis di bawah Direktorat Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan IPB diantaranya Botani Bakery, Agribusiness and Technology Park (ATP), dan diakhiri di Botani Mart.(AUN)

BPPU UPI Ambil Pengalaman Pengelolaan Bisnis dari IPB University

Bogor, Dit. BiMAK IPB -Sebagai saudara sesama Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH), Universitas Pendidikan Indonesia melalui Badan...
Bogor, Dit. BiMAK IPB – Baru-baru ini IPB University sebagai perguruan tinggi yang baru saja dinobatkan sebagai perguruan tinggi paling inovatif nomor 2 se Indonesia telah meresmikan Botani Bakery pada Rabu, 11 September 2019. Botani Bakery yang baru saja diresmikan merupakan sebuah bisnis di bawah Direktorat Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan yang di dalamnya menghasilkan produk roti dan kue berbahan lokal dan bebas pengawet yang mana formulanya merupakan hasil inovasi dari Seafast IPB University. Selain memproduksi roti, konsep yang diangkat di dalam Botani Bakery juga sebagai kafe atau co-working space untuk siapapun utamanya civitas akademik IPB University. Direktur Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan Dr. rer nat. Jaenal Effendi, MA. berharap dengan adanya Botani Bakery ini bisa maksimal dan memberikan banyak hal yang bermanfaat. Inovasi-inovasi di IPB memang sangat banyak dan sudah diakui pemerintah Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan penghargaan yang baru-baru saja diterima IPB mengenai produk Inovasi. Maka dari itu dengan hadirnya Botani Bakery ini diharapkan mampu memotivasi civitas akademik IPB untuk terus berinovasi. “Disini kita akan terus mengembangkan inovasi-inovasi kita agar dapat dinikmati masyarakat. Botani bakery ini adalah kerjasama dengan Seafast, produk dari formulanya ini semuanya milik dari teman-teman inventor kita FATETA. kami hanya memfasilitasi agar kita bs menikmati hasil karya dari inventor-inventor kita. dengan demikian kita bisa melihat IPB ini bisa berkarya kalau kita bisa fasilitasi dengan baik.”, tutur Prof. Dr. Ir. Erika Budiarti L. wakil Rektor bidang Inovasi, Bisnis, dan Kewirausahaan IPB. Lebih lanjut, Wakil Rektor yang juga menjabat sebagai guru besar Fakultas Peternakan IPB Univesity juga menuturkan bahwa memang di Botani Bakery ini produk roti yang dihasilkan belum 100% non terigu. “Secara bertahap masih rasio 60% yang kita kurangi kemudian 40% sudah dikurangi dg produk casava jagung dan sebagainya. InsyaAllah dengan Seafast kita selalu berinovasi sampai nanti bisa 100% non terigu.”, jelas Prof. Dr. Ir. Erika Budiarti L. Selanjutnya di sesi inti Grand Opening Botani Bakery, secara resmi diresmikan oleh Rektor IPB University Dr. Arif Satria dengan disaksikan Rektor Wegeningen University and Research Belanda, Prof. Arthur P.J. Mol. dan pimpinan IPB University lainnya. “Cafe bukan sekedar tempat makan saja akan tetapi sebagai tempat untuk meeting, ngobrol diskusi informal. Karena ide besar itu dari bisnis informal. jarang ide besar muncul di sidang, bahkan tidak ada. sidang itu putusan saja. sehingga dengan banyaknya tempat seperti ini akan muncul ide-ide besar untuk IPB. Ini juga cafe kita buat bukan sekedar cafe menemani. Ini cafe yang punya visi, visinya apa? visinya kemandirian pangan, diversifikasi pangan, semua adalah produk IPB. Ini merupakan inovasi-inovasi yang bisa dirasakan oleh publik. Kita punya Serambi Botani, Café-cafe, roti IPB, semua produk inovasi kita semua.”, tutur Dr. Arif Satria. Lebih lanjut, Arif juga berharap saat ini IPB punya program green campus. “Kita bisa merombak kehidupan planet kita dimana planet kita bisa bagus kalau kita ini ada greening attitude, greening maindset, termasuk greening consumen. Kita harus menjadi smart konsumen.”, harap rector yang sebelumnya menjabat sebagai Dekan FEMA IPB University. Grand Opening Botani Bakery ini merupakan pembukaan unit bisnis yang dikelola Direktorat Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan bidang café yang ke empat. Bahkan ditargetkan pada akhir tahun nanti diresmikan juga café sebagai co-working space di depan Asrama Putra Mahasiswa PPKU. (AUN).

Grand Opening Botani Bakery, Rektor: Ide Besar Banyak Muncul Dari Bisnis...

Bogor, Dit. BiMAK IPB – Baru-baru ini IPB University sebagai perguruan tinggi yang baru saja dinobatkan sebagai perguruan tinggi...
Bogor, Dit. BiMAK – Memperingati Hari Pelanggan Nasional, Bank BNI Cabang Bogor menggelar acara “Nongkrong Interaktif (Nongki) Bareng Millennials”, Rabu, 05 September 2019. Bertempat di Botani Kopi Nusantara yang terletak di kampus IPB Dramaga Student Service Centre, BNI bersama para generasi millennial bangsa ini saling berdiskusi, berbagi ilmu, ide dan cerita seputar pentingnya perencanaan keuangan (financial planning) dalam kehidupan. BNI Kantor Cabang Bogor menjadikan event ini sebagai momen spesial pada Hari Pelanggan Nasional untuk memposisikan BNI sebagai bank yang selalu hadir dalam hidup nasabah, BNI berkeinginan untuk terus melayani serta memberikan pengalaman menarik dan berkesan bagi nasabah khususnya para millennial generasi penerus bangsa. Alunan musik akustik dan keceriaan para millennial membawa suasana “Nongki Bareng Millennial” semakin seru dan hangat. Berbagai hadiah dan kejutan menarik pun dibagikan kepada para Pengunjung Botani Kopi Nusantara. Mereka yang beruntung akan mendapatkan souvenir dari BNI. Lebih lanjut dalam acara yang dihadiri oleh sebagian besar para millennial di IPB itu, BNI juga mengajak untuk dimanapun dan kapanpun mengambil peran dalam hal mencintai lingkungan. Seperti halnya yang sudah diinisiasi oleh BNI saat ini bahwa ada gerakan “BNI Go Green”. Yaitu sebuah gerakan dalam rangka mengajak masyarakat agar menumbuhkan kesadaran kepedulian terhadap lingkungan sekitar seperti contohnya mengurangi penggunaan plastik dikehidupan sehari-hari. “Dengan membiasakan pola hidup go-green dan mengurangi pemakaian plastik, artinya kita sudah berkontribusi melestarikan bumi. Karena sudah enggak zamannya apa-apa serba plastik”, ungkap Ria Meirianasari Disisi lain dari pihak pengelola tempat pada acara tersebut, Zainul Syaifudin sangat mengapresiasi dan sangat mendukung penuh gerakan “BNI Go Green” yang diinisiasi BNI tersebut. “Tentunya bangga Botani Kopi Nusantara bisa menjadi tempat yang dipilih oleh BNI Cabang Bogor untuk menyelenggarakan acara ini. Karena kita tahu bahwa Botani Kopi Nusantara sebagai kafe ditengah-tengah kampus IPB yang selalu menggaungkan pola hidup Go Green, juga diharapkan mampu memberikan working space kepada siapapun untuk dapat memanfaatkan untuk hal-hal positif seperti ini.”, harap Zainul Syaifudin. (AUN)

BNI Cabang Bogor Peringati Harpelnas di Kafe Botani Kopi Nusantara IPB...

Bogor, Dit. BiMAK IPB – Memperingati Hari Pelanggan Nasional, Bank BNI Cabang Bogor menggelar acara “Nongkrong Interaktif (Nongki) Bareng Millennials”, Rabu, 05...
Bogor, Dit. BiMAK - Alumni 31 IPB sudah 25 tahun tidak bersama. Banyak kenangan yang dirindukan. Menjawab hal ini alumni 31 mengadakan reuni perak di Resto Taman Koleksi IPB. Reuni yang dilaksanakan di Resto Taman Koleksi (TA-KOL) Kampus IPB Baranangsiang diikuti oleh 700 alumni 31 IPB dari semua fakultas pada masanya. Selain itu kegiatan yang dihelat dari pagi hingga sore juga dihadiri oleh Rektor IPB University Dr. Arif Satria, SP., M.Si. "Ini menjadi hal positif karena Resto TA-KOL turut ikut memeriahkan kegiatan reuni alumni 31. Selain itu juga menambah promosi bagi TA-KOL sendiri sebagai icon kampus baranangsiang agar bisa dikenal oleh masyarakat diluar", ungkap A. Mukhlis Hidayat, SPi., M.Si. selaku manajer Cafe dan Resto IPB University. Selama kegiatan diisi dengan berbagai kegiatan diantaranya penampilan live musik, NGOPREK (Ngopi Sareng Rektor), dan bagi-bagi dorprize.(AUN)

Resto Takol Turut Meriahkan Reuni Perak Alumni 31 IPB

Bogor, Dit. BiMAK - Alumni 31 IPB sudah 25 tahun tidak bersama. Banyak kenangan yang dirindukan. Menjawab hal ini...
Bogor, Dit. BiMAK - Dalam dunia bisnis kondisi naik turun pendapatan maupun pengeluaran sudah menjadi hal yang wajar. Seperti halnya di Direktorat Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan (Dit. BiMAK) dalam rangka mengevaluasi kondisi bisnis semester I, Dit. BiMAK mengadakan konsinyering di Aston Hotel & Resort, Sabtu, 1 September 2019. Kegiatan konsinyering merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Dit. BiMAK dalam rangka evaluasi unit bisnis setiap 2 bulan sekali. Acara yang dilaksanakan di Aston Hotel & Resort Bogor, dihadiri seluruh manajer unit bisnis, staff keuangan, dan pimpinan di Dit. BiMAK. Konsiyering dipimpin langsung oleh Direktur Dit. BiMAK Dr. rer. nat. Jaenal Effendi, MA. "Pada kesempatan ini kita akan membedah ulang bisnis yang sudah berjalan, mana yang sudah berjalan dengan baik mana yang belum kita evaluasi bersama", terang Dr. rer. nat. Jaenal Effendi, MA. Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Rektor IV bidang Inovasi, Bisnis, dan Kewirausahaan Prof. Dr. Ir. Erika Budiarti L. "Dalam bisnis profit dan benefit penting, akan tetapi laporan keuangan (cash flow) juga harus jelas", jelas Prof. Dr. Ir. Erika Budiarti L. Selain itu Wakil Rektor yang juga menjadi guru besar di Departemen Peternakan menyampaikan harapannya agar setiap unit di Dit. BiMAK bisa memberikan kesempatan untuk mahasiswa tingkat akhir yang sedang mengerjakan skripsi bisa magang (part time) di unit bisnis di bawah Dit. BiMAK. Kegiatan yang berlangsung mulai siang hari diawali dengan presentasi masing-masing manajer unit bisnis. Dalam presentasi para manajer menyampaikan laporan kegiatan selama semester I terkait laba/rugi unit bisnis. Di akhir kegiatan, output yang diharapkan dalam kegiatan ini adalah perbaikan kondisi bisnis dari segi omset maupun laba/rugi serta benefit terkait pelayanan terhadap customer. (AUN)

Evaluasi Bisnis Semester I BiMAK Mulai Berbenah

Bogor, Dit. BiMAK - Dalam dunia bisnis kondisi naik turun pendapatan maupun pengeluaran sudah menjadi hal yang wajar. Seperti...
Bogor, Dit. BiMAK IPB - Dalam rangka kegiatan persiapan penyusunan kelengkapan rancangan peraturan gubernur tentang Tata kelola pembelajaran berbasis industri atau jasa (teaching factory) SMK PP Pelaihari Kalimantan Selatan datang ke IPB pada Rabu, 28 Agustus 2019. Perwakilan SMK PP Pelaihari datang ke IPB berkunjung ke Direktorat Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan (Dit. BiMAK) berjumlah 3 orang diantaranya drh. Warih Nugroho, drh. Arief Febianto, dan Achmad Zakky, S.Pt., M.Pd. diterima langsung oleh Kepala Subdit Pendayagunaan dan Pemanfaatan Aset Dr. Ahmad Yani, S.TP., M.Si. di kantor Dit. BiMAK lantai 1 Gedung Andi Hakim Nasoetion, Dramaga. Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam membahas tentang pengelolaan industri usaha di IPB agar dapat diadopsi di SMK PP Pelaihari. Hal ini dilatarbelakangi oleh peraturan gubernur Kalimantan Selatan terkait tata kelola pembelajaran berbasis industri. "Adanya kunjungan SMK PP Pelaihari ke Dit. BiMAK dapat memberikan inspirasi dalam menyusun kelengkapan rancangan peraturan gubernur tentang pengelolaan industri atau jasa di lingkungan SMK, sehingga dapat memperlancar kegiatan usaha", kata Dwi Wirasturi staff Dit. BiMAK. Setelah dari kantor Dit. BiMAK rombongan SMK PP Pelaihari berkunjung ke RS. Hewan Pendidikan IPB dan Direktorat Kawasan Technopark dan Inkubator Bisnis IPB.(AUN)

Belajar Pengelolaan Bisnis, SMKN PP Pelaihari Kalsel Kunjungi IPB University

Bogor, Dit. BiMAK IPB - Dalam rangka kegiatan persiapan penyusunan kelengkapan rancangan peraturan gubernur tentang tata kelola pembelajaran berbasis...
Bogor, Dit. BiMAK IPB - Pertama kalinya untuk memeriahkan ulang tahun Republik Indonesia ke 74 tahun IPB melalui Direktorat Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan menyelenggarakan IPB Fun Fishing, Minggu, 25 Agustus 2019. Acara berlangsung mulai dari jam 08.00 diawali dengan senam bersama yang diikuti anak-anak TK Agriananda dan Staff Direktorat Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan. IPB Fun Fishing pada tahun ini merupakan perdana dan melibatkan berbagai element masyarakat IPB, mulai dari guru besar, dosen, staff, bahkan anak-anak pun turut memeriahkan acara yang berlangsung di area Botani Mart di Jalan Raya Dramaga, Bogor. "Selain menyambut kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 tahun, IPB Fun Fishing tahun ini harapan kami ada kedekatan emosional para pimpinan IPB, staff agar seterusnya membawa para ivitas akademika IPB bisa mengunjungi Botani Mart", sambut Prof. Dr. Ir. Erika Budiarti L., MS yang kini menjabat Wakil Rektor IV bidang Inovasi, Bisnis, dan Kewirausahaan IPB. Tidak hanya itu IPB Fun Fishing yang digelar di Botani Mart menurut Erika juga sebagai bukti bahwa untuk memberikan sentuhan pengetahuan terhadap anak-anak agar tumbuh kecintaan terhadap pertanian maka perlu dibawa ke tempat pertanian. Botani Mart sebagai etalase IPB cukup penting keberadaannya, karena ini menjawab harapan masyarakat terhadap kehadiran IPB ditengah-tengah masyarakat untuk menyediakan kebutuhan pertanian seperti bibit, alat pertanian, hingga wisata pertanian. Dalam kesempatan ini acara dibuka oleh Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) IPB Prof. Tridoyo Kusumastanto, MS., Ph.D. Dalam sambutannya beliau berharap mahasiswa, dosen, staff dan secara institusi fakultas, departemen, LPPM, dan pusat menjadi kesatuan sinergi untuk membesarkan Institu Pertanian Bogor. Diakhir acara diumumkan pemenang IPB Fun Fishing dan pembagian doorprize oleh panitia. Ada tiga pemenang dalam acara IPB Fun Fishing tahun ini dengan masing-masing 3 hadiah tabulampot dari Botani Mart yang sudah tersertifikasi.(AUN)

IPB Fun Fishing Meriahkan 74 Tahun Indonesia Merdeka

Bogor, Dit. BiMAK IPB - Pertama kalinya untuk memeriahkan ulang tahun Republik Indonesia ke 74 tahun IPB melalui Direktorat...